Kata-Kata Cinta Romantis Sepanjang Masa

 

Kumpulan Kata-Kata Cinta Romantis

Kata-Kata Cinta – Masih bertema tentang cinta, melengkapi tulisan-tulisan sebelumnya seperti pada Kata Mutiara Cinta Kahlil Gibran Yang Abadi (Bagian 2) dan Kumpulan SMS Cinta Yang Gombal & Romantis (Seri 2). Pada tulisan kali ini akan dibahas koleksi kata-kata cinta lainnya yang dikumpulkan dari potongan karya-karya pujangga, penyair, penulis lagu hingga curahan ekspresi dari penggombal yang menyatakan perasaannya. Kumpulan kata-kata Cinta Romantis ini akan ditulis secara bersambung pada situs kata-kata mutiara. Selamat mengikuti! :-)

Kata-Kata Cinta Romantis Sepanjang Masa

kata-kata cinta

“Jika aku menjadi air matamu, aku akan lahir dari matamu, hidup dipipimu dan mati dibibirmu. Tetapi bila kamu menjadi air mataku, aku tidak akan pernah menangis karena aku takut kehilanganmu”

“Seseorang berkata Venus adalah planet yang tercantik, dan yang lainnya juga berkata bahwa Saturnus planet yang terindah. Tetapi menurut aku, Tuhan ciptakan bumi jauh lebih indah dibandingkan dengan Venus dan Saturnus, karena di sanalah aku menemukan dirimu”

“Aku ingin menulis sejuta kali namamu di hatiku. Agar saat satu namamu terhapus, aku masih punya 9999 ribu lagi. Sehingga sampai matipun tidak akan hilang namamu di hatiku”

“Jariku mungkin tidak selalu bisa menyentuhmu, mataku mungkin tidak selalu bisa melihat dirimu, ragaku mungkin tidak mungkin selalu bisa menemani dirimu, tetapi yakinlah bahwa dihatiku hanya ada dirimu, selamanya”

“Kita semua adalah seorang malaikat dengan satu sayap. Oleh karena itu aku membutuhkan kamu agar sayapku dapat terbang dan kita berdua dapat terbang bersama”

“Ketika fajar pagi mulai menampakkan wajahnya, embun – embun terlihat sangat indah. Ketika ikan – ikan berkata, lautan itu terlihat indah. ketika kupu – kupu berkata bunga – bunga di taman terlihat indah. Tetapi aku berkata bahwa dirimu lah yang terindah”

“Saat kupu – kupu menutup matanya dan kunang – kunang mulai menyinari malam, semoga para malaikat di surga selalu menjagamu tetap hangat disaat kau tertidur malam ini”

“Bintang begitu indah tetapi tidak bisa aku miliki. Bulan juga begitu indah tetapi hanya bisa aku kagumi, yang paling berharga dan paling terindah adalah bumi ini, karena di bumi ini aku mengenalmu, dan karena dirimulah aku selalu memikirkanmu”

“Mama berkata, cinta itu bagaikan bunga yang sangat indah. Papa berkata cinta itu bagaikan kopi dan gula yang saling mengisi. Kakak pun berkata, bahwa cinta itu bagaikan tali, yang apabila putus dapat disambung lagi. Adik berkata, cinta itu hanyalah sebuah permainan, namun menurutku cinta itu adalah sebuah anugerah seperti halnya dengan kamu”

“Seorang wasit sepakbola mempunyai kartu kuning dan merah, tetapi aku mempunyai kartu akses yang menuju ke hatimu”

“Cintamu adalah harapanku. Kasih sayangmu adalah dambaanku. Kesetiaanmu adalah jalanku, maka tuntunlah aku agar dapat berada di dalam hatimu selalu untuk selamanya”

“Sebenarnya aku ini adalah seorang pencuri. Dan aku berada di sini untuk mencuri hatimu”

“Seandainya aku bisa mengatakan betapa kamu sangat berarti untukku. Namun setiap kali aku melihatmu, Aku selalu kalah oleh pandangan matamu dan akhirnya tertunduk layu. Padahal aku ingin sekali berkata bahwa aku mencintaimu..”

“Sebuah senyuman mewakili sebuah perasaan. Sebuah tawa menghapuskan kesedihan. Sebuah doa memberikan pengharapan, dan sebuah kata terucap bahwa dirimulah yang paling berarti untukku”

“Aku pernah merasakan jatuh dari jembatan, akupun pernah merasakan jatuh dari tangga. Semuanya terasa sakit. Tetapi ada satu hal yang paling menyenangkan, yaitu jatuh cinta sama kamu”

“Apakah kamu pintar menggambar? Gambarkan saya sebuah peta jalan menuju ke hatimu”

“Apakah kamu pintar matematika? Jika iya, bisakah kamu menghitung detak jantungku di setiap kali aku berada di dekat kamu”

“Apakah kamu atlet panah? Karena kamu begitu hebatnya menancapkan anak panah tepat di hatiku”

“Apakah kamu tipe orang yang tidak pernah letih? Karena kamu terus berlari di dalam pikiranku”

“Apakah ayah kamu seorang pengusaha bantal? Sebab setiap aku berdekatan sama kamu, aku merasakan kenyamanan”

“Cinta itu ibarat sepatu, walaupun berbeda bentuk tetapi saling melengkapi, jika diantaranya menghilang maka pasangannya pun tidak akan ada artinya